PT. Aerolla Xenon Trindo

PT. Aerolla Xenon Trindo

PT. Aerolla Xenon Trindo get Approval from the Authority of Directorate General of Air Communications, through Sub Directorate General of Civil Aviation, Department of Transportation Republic Indonesia with the authentic certificate of DGCA No: 145D/1001, date 3 October 2019 as Approved Maintenance Organization and Term Approval from Ministry of Defence of The Republic of Indonesia Worthiness Center no: IMAA COA : MRS 004-2019.

AXTRINDO is established with a mission to support Air Operators in focusing their main business which is the Aircraft operation it self, and helping them to gain a maximal profit by reducing their MRO expenses.

Air operators are expending 60% to 70% out of their yearly expenditure for MRO activities. To be the most efficient and excellent partner in Aviation Industries as vision, We are committed to the customers to provide the best quality services at the most efficient cost and time.

To support our customer, we had built a network with various manufacturers and a join venture with a well established international shops. With this strategy we can commit to our customer for high standard quality of products and services.

 
PT. Gusti Sakti Mandiri

PT. Gusti Sakti Mandiri – GSM

WHO WE ARE

PT. GUSTI SAKTI MANDIRI start as a Repair Station of emergency equipment service centre and Distributor of Aeronautical Product Since 2012. Within 2 years period we have been given a full trust of repairing and supplying major Aircraft Operator Civiliazation ( e.g. Air Asia Indonesia and Lion Air ) And Stated-owned Enterprises ( e.g. Indopelita Air Services, Pelita Air Services and PT. Dirgantara Indonesia ), as well as Aircraft Charter company.

Our world-class facility is the most convenient location in the country, as is located in the Komplek Pergudangan Bandara Mas which is very near to Soekarno Hatta International Airport

PT. GUSTI SAKTI MANDIRI is famous for it’s Specialization of Servicing Emergency Equipment ( e.g. Fire extinguishers, Oxygen bottles, Life Rafts, Life Vests, Helicopter Floats, Radio Navigation, Instrument, Accessories as well as for Aircraft Batteries ).

We are able to supply a great range of Aeronautical Product from General Aviation Parts to all of DG Aviation Parts, from Factory New parts to used/ OH parts and we can guarantee for all of the Parts distributed by us is OEM Genuine, with initial provisioning recommendation, short and customize lead time as requested. We are also Have a top notch of AOG Service for all components of aircraft.

WHAT WE DO

WHY CHOOSE OUR COMPANY IS BEST YOUR PARTNER

We strive to provide our customers with top notch support to make their satisfied expertience wonderful, because we believe in providing quality not just the first time, but every time with high customer satisfaction, quality monitoring every step job, and the best price to efficiency company.

PT GSM would be assist our customer to procures aircraft spare parts and repair for emergency equipment and battery without the addition of personal and costly overhead. Our vast experience in the simple market enable us to provide for the timely support, offering full procurement support and assuring full responsibility for quality assurance, certification and traceability. And option of outsourcing gives the customer the flexibility to control for parts and/or services on a J.I.T (Just in time) basis to make best use of financial, organization and human resources

Badan Meteorologi Klimatologi Geofisika (BMKG)

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG)

Sejarah Singkat

UPT Hujan Buatan didirikan pada tahun 1985, yang berfungsi untuk meningkatkan intensitas curah hujan, pengisian waduk irigasi teknis dan pembangkit listrik tenaga air (PLTA), mengantisipasi bencana penyimpangan iklim (kekeringan dan banjir).
Dalam Perjalanan waktu, hasil pengembangan Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) telah mampu meningkatkan pelayanan kepada pemerintah dan masyarakat secara signifikan. Hal ini ditunjukkan dengan adanya peningkatan permintaan TMC dari waktu ke waktu. TMC bukanlah merupakan kegiatan membuat hujan melainkan merupakan kegiatan untuk mempercepat dan memperbanyak curah hujan.
Sejak dilakukan uji coba pertama kali Tahun 1977 atas gagasan Presiden Soeharto waktu itu, yang difasilitasi oleh Prof. Dr. Ing.-BJ Habibie melalui Advance Teknologi sebagai embrio BPPT, hingga saat ini telah lebih dari 120 kali dilakukan pelayanan TMC untuk pengisian waduk, mengatasi kekeringan, menanggulangi kebakaran hutan dan lahan.

VISI

“Menjadi Pusat Unggulan Teknologi Modifikasi Cuaca dalam Mitigasi Bencana Hidrometeorologi dan Pengelolaan Sumberdaya Air di Atmosfir”.

MISI

  • Melaksanakan pengkajian teknologi untuk menghasilkan inovasi teknologi, audit teknologi, alih teknologi di bidang modifikasi cuaca.
  • Melaksanakan layanan jasa teknologi modifikasi cuaca untuk mitigasi bencana hidrometeorologi dan pengelolaan sumberdaya air di atmosfir.
  • Memberikan layanan informasi, proses administrasi yang cepat dan akurat dalam rangka pelayanan teknologi modifikasi cuaca.

Tugas Pokok

Tugas pokok Balai Besar Teknologi Modifikasi Cuaca (BB-TMC) adalah melaksanakan pengkajian dan penerapan teknologi modifikasi cuaca dalam pembuatan hujan, serta memberikan pelayanan kepada instansi pemerintah dan swasta yang memerlukan air hujan.

Fungsi

Untuk menjalankan tugas pokok tersebut Balai Besar Teknologi Modifikasi Cuaca (BB-TMC) mempunyai fungsi :
  • Menyusun program pengkajian dan penerapan teknologi modifikasi cuaca dalam pembuatan hujan;
  • Melaksanakan pengkajian dan penerapan teknologi baru dalam rangka meningkatkan dayaguna dan hasil guna pembuatan hujan;
  • Memberikan pelayanan kepada instansi pemerintah dan swasta yang memerlukan tambahan atau pengurangan intensitas hujan;
  • Melakukan tata usaha.
Balai Besar Kalibrasi Fasilitas Penerbangan (BBKFP)

Balai Besar Kalibrasi Fasilitas Penerbangan (BBKFP)

Balai Besar Kalibrasi Fasilitas Penerbangan (BBKFP) adalah lembaga pemerintah yang menyediakan layanan untuk kalibrasi udara maskapai penerbangan baik sipil maupun militer.

Lingkup layanan mencakup kalibrasi, inspeksi, dan peralatan pengujian yang mendukung transportasi udara sebagai alat navigasi, alat bantu pendaratan, radar dan komunikasi. Peralatan pendukung transportasi udara memerlukan inspeksi dan kalibrasi berkala untuk memastikan pengoperasian alat dengan benar dan akurat. Tujuan utamanya adalah operasi penerbangan yang aman dan memenuhi standar keselamatan.

Balai Besar Kalibrasi Fasilitas Penerbangan adalah Unit Pelaksana Teknis (UPT) dari Direktorat Jenderal Perhubungan Udara yang mempunyai tugas melaksanakan kegiatan penerbangan kalibrasi, pengujian dan peneraan alat bantu navigasi udara, alat bantu pendaratan, komunikasi penerbangan dan laboratorium kalibrasi dan validasi SIAP serta perawatan pesawat udara.

Tugas dan Fungsi Pokok

Visi Misi

"Mewujudkan pelayanan penerbangan kalibrasi udara yang berstandar Internasional untuk menjamin kualitas keselamatan penerbangan di ruang udara Indonesia dan regional secara berkesinambungan."

Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Perhubungan Udara (PPSDMPU)

Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Perhubungan Udara (PPSDMPU)

SEJARAH

Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Perhubungan Udara beserta Unit Pelaksana Teknis (UPT)-nya yang tersebar di berbagai wilayah nusantara mempunyai peran yang sangat strategis dan diharapkan dapat menghasilkan kader-kader perencana/perancang, pelaksana dan pengelola bidang perhubungan udara dalam rangka menunjang kebijaksanaan pemerintah di bidang perhubungan.

Terbentuknya Pusat Pengembangan SDM Perhubungan Udara dimulai tahun 1952 dengan didirikannya Akademi Penerbangan Indonesia (API) dan dikukuhkan melalui Surat Keputusan Menteri Perhubungan Nomor : S.5/4/55 tanggal 17 Juli 1955. Pada tahun 1968, Akademi Penerbangan Indonesia berdasarkan Surat Keputusan Menteri Perhubungan Nomor : U.14/I/9/68 tanggal 24 Juli 1968 diubah menjadi Lembaga Pendidikan Perhubungan Udara (LPPU).

Pada tahun 1975, Lembaga Pendidikan Perhubungan Udara dibagi menjadi 3 (tiga) institusi yaitu Pusat Pendidikan dan Latihan Perhubungan Udara (Pusdiklat Perhubungan Udara), Pendidikan dan Latihan Penerbangan (PLP), dan Bandara Budiarto. Pusdiklat Perhubungan Udara dan PLP berada di bawah Badan Diklat Perhubungan, sedangkan Bandara Budiarto berada di lingkungan Direktorat Jenderal Perhubungan Udara.

Pemisahan tersebut berdasarkan Surat Keputusan Menteri Perhubungan Nomor : KM.415/U/PHB-75 tanggal 2 September 1975, yang kemudian diperbaharui dengan Surat Keputusan Menteri Perhubungan Nomor : KM.91/OT.002/PHB-80 tanggal 22 April 1980. Mengacu kepada Surat Keputusan Menteri Perhubungan Nomor : KM.24 Tahun 2001 tanggal 21 Juni 2001 terdapat perubahan nama institusi menjadi Pusat Pendidikan dan Pelatihan Perhubungan Udara berikut perubahan struktur organisasinya. Keputusan tersebut diperbaharui dengan Surat Keputusan Menteri Perhubungan Nomor : KM.43 Tahun 2005 tanggal 28 Juli 2005 sebagaimana terakhir diubah dengan KM.20 Tahun 2008. Berdasarkan Surat Keputusan Menteri Perhubungan Nomor : KM 60 Tahun 2010 tanggal 5 Nopember 2010 Nama Pusat Pendidikan dan Pelatihan Perhubungan Udara diubah menjadi Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Perhubungan Udara.

VISI

“Terwujudnya Sumber Daya manusia Perhubungan Udara yang Prima, Professional dan Beretika dalam menyelenggarakan Pendidikan dan Pelatihan Transportasi Udara yang handal.”

MISI

Misi Pusat Pegembangan Sumber Daya Manusia Perhubungan Udara adalah sebagai berikut :

  • Mewujudkan standarisasi dan akreditasi tenaga pengajar, bahan ajar, sarana dan prasarana serta manajemen penyelenggaraan diklat.
  • Menciptakan iklim yang kondusif, humanis dan bernuansa lingkungan dalam penyelenggaraan diklat perhubungan udara.
  • Mewujudkan Komunikasi, Kerjasama dan Link and Match diklat perhubungan udara dengan institusi terkait baik pusat dan daerah serta masyarakat transportasi 
  • Memberikan pelayanan pendidikan dan pelatihan yang berkualitas, merata, terjangkau dan berorientasi kepada ilmu pengetahuan dan teknologi dengan pendekatan lingkungan strategi global, regional dan nasional.
  • Mewujudkan pemenuhan Sumber Daya Manusia(manpower planning) Perhubungan Udara yang berkompeten dan berdaya saing.

TUGAS DAN FUNGSI

Tugas Pokok

Sesuai dengan Peraturan Menteri Perhubungan RI Nomor 189 Tahun 2015 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kementerian Perhubungan, Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Perhubungan Udara (PPSDMPU) merupakan salah satu unit kerja dibawah Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Perhubungan (BPSDMP) yang mempunyai tugas melaksanakan pengembangan sumber daya manusia di bidang transportasi udara.

Dalam melaksanakan tugas tersebut, Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Perhubungan Udara menyelenggarakan fungsi :

  • Penyiapan rencana, program dan anggaran pendidikan, kerjasama, rencana kebutuhan SDM,standardisasi dan akreditasi, pembinaan lembaga pendidikan, pembinaan tenaga pendidik dan kependidikan, sertifikasi, pelaksanaan penyuluhan, pemantauan, dan pelaporan penyelenggaraan pendidikan transportasi udara;
  • Penyiapan rencana, program dan anggaran pelatihan, kerjasama, rencana kebutuhan SDM,standardisasi dan akreditasi, pembinaan lembaga pelatihan, pembinaan tenaga pendidik dan kepelatihan, sertifikasi, pelaksanaan penyuluhan, pemantauan, dan pelaporan penyelenggaraan pelatihan transportasi udara; dan
  • Penyiapan koordinasi rencana, program, dan anggaran, kepegawaian, hukum, kehumasan,pelayanan informasi publik, keuangan, Barang Milik Negara (BMN), perpustakaan, pengelolaan data dan informasi, analisis, evaluasi dan pelaporan kinerja,serta pelaksanaan urusan tata usaha dan kerumahtanggaan di lingkungan PusatPengembangan Sumber Daya Manusia Perhubungan Udara.
Politeknik Penerbangan Indonesia Curug (PPIC)

Politeknik Penerbangan Indonesia Curug

VISI

“Menjadi Pusat Unggulan (center of excellence) pendidikan penerbangan indonesia yang profesional, beretika dan berdaya saing internasional pada tahun 2027“

MISI

  • Menyelenggarakan pendidikan dan pengajaran yang menghasilkan sumber daya manusia profesional dan beretika untuk mengembangkan ilmu pengetahuan/ ketrampilan di dunia penerbangan.
  • Melaksanakan penelitian teknologi terapan di bidang penerbangan dalam rangka mencerdaskan bangsa dan mendapat pengakuan nasional dan internasional.
  • Melaksanakan pengabdian kepada masyarakat secara berkesinambungan yang memberikan kontribusi nyata untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat.

TUJUAN

  • Menghasilkan lulusan yang berkualitas, berdaya saing, serta mampu menunjukkan existensi PPI Curug.
  • Menghasilkan karya penelitian dan temuan-temuan ilmiah yang dapat di implementasikan untuk menjadi rujukan dalam ilmu penerbangan baik di tingkat nasional dan internasional.
  • Meningkatkan peran PPI Curug melalui penerapan ilmu penerbangan untuk mewujudkan masyarakat yang mandiri dan sejahtera.